#Post Title #Post Title #Post Title
Rabu, 16 November 2011

Aduuuuuuhhh ...!! Apa yah ?

Sobat blogger,, ini adalah tugas IPS dari guru.ku d sekolah..
dan sekarang saya mau bagi-bagi ilmu dengan kalian .. semoga bermanfaat :))




1.Pengertian Golongan Sosial,Kategori Sosial, Perkumpulan Sosial, Kelompok Sosial
pengertian golongan sosial.
Golongan sosial merupakan kesatuan manusia yang memiliki ciri-ciri tertentu.yang diberikan pihak lain(diluar kesatuan tersebut)
Pengertian kategori sosial
Kategori sosial adalah pengelompokan anggota-anggota masyarakat, baik yang terbentuk dengan sendirinya secara alamiah, maupun yang sengaja dibentuk oleh aturan-aturan tertentu dlm kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Pengertian perkumpulan sosial:
Perkumpulan dapat diartikan sebagai suatu pengelompokan anggota-anggota masyarakat yg terorganisir secara sistematis untuk tujuan atau kepentingan tertentu
Pengertian kelompok sosial:
Kelompok sosial dapat diartikan sebagai himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan antar mereka, dimana hubungan tersebut menyangkut hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi dan juga suatu kesadaran untuk saling menolong.
2. Perbedaan Antara Masyarakat Pedesaan Dan Perkotaan
1. Daerah tempat tinggal atau wilayah yang didiami.

Masyarakat Modern berempat tinggal secara menetap disatu wilayah hunian dan berada di kota, sedangkan masyarakat tradisional tempat tinggalnya bisa berpindah- pindah sesuai dengan persediaan makanan atau hewan buruan. Dan berada di pedesaan bahkan dipedalaman. Menurut temuan ada kurang lebih 16.000 Desa yang berada dipedalaman.

2.Bahasa yang digunakan.

Bahasa yang digunakan oleh masyarakat modern cenderung berpariatif menggunakan bahasa Ibu bahasa Resmi dan bahasa International, sedangkan masyarakat tradisional cenderung menggunakan satu bahasa yaitu bahasa Ibu atau bahasa suku.

3.Rumah tempat tinggal.

Dilihat dari rumah tinggal untuk masyarakat modern cenderung berarsitektur berpariatif sesuai dengan selera individu, sedangkan masyarakat tradisional cenderung sama dan bahan yang digunakanpun sama.

4.Peralatan yang digunakan.

Dari peralatan yang digunakan baik itu peralatan rumah tangga ataupun peralatan lain, masyarakat modern menggunakan peralatan yang dibuat oleh orang lain dan bersipat canggih. Bahkan cenderung mengikuti peradaban Dunia yang datang dari luar. Sedangkan masyarakat tradisional peralatan yang digunakannya hasil buatan sendiri, yang bersipat sederhana.

5.Kehidupan Budaya.

Dilihat dari kehidupan budaya masyarakat modern merupakan perpaduan dari budaya sendiri, budaya dari budaya lain diluar suku itu sendiri, maupun budaya yang datangnya dari luar, seperti dari barat.

6.Kehidupan Sosial

Kehidupan social masyarakat modern cenderung berpariatif, seperti yang berada di kota-kota besar, mereka hidup saling membantu namun tak tahu siapa yang membantu dan siapa yang dibantu. Sedangkan masyarakat tradisional mereka saling membantu dan hidup bergotong royong.

7.Makanan yang dikonsumsi

Makanan yang dikonsumsi masyarakat modern sangat berpariatif mulai dari makanan tradisional hingga makanan yang sipatnya modern atau makanan yang datang dari luar. Sedangkan masyarakat Tradisional makanan yang dikonsumsi bersipat kontinyu, atau itu-itu juga. Bahkan masyarakat dipedalaman makanan yang dimakan adalah apa-apa yang didapat dan dihasilkan oleh hasil sendiri. Baik dari pertanian ataupun perburuan seperti daging ataupun ikan yang diambil disungai atau laut.

8.Pakaian yang dipergunakan.

Pakaian sebagai bahan penutup badan pada masyarakat modern selalu mengikuti perkembangan, yang dipakai secara umum. Sedangkan masyarakat tradisional pakaian yang digunakan apa adanya bahkan daun atau kulit kayu pun jadi bahan pakaian.

9.Kepercayaan yang dianut.

Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat modern berbagai macam kepercayaan, Agama sebagai kepercayaan pun bervariasi. Sedangkan masyarakat tradisional kepercayaan bersipat sama satu dengan yang lainnya. Bahkan leluhur mereka adalah merupakan hal yang sangat dominan dalam sisi kehidupan masyarakat tradisional.

10.Alat transportasi dan Komunikasi.

Pada masyarakat modern alat komunikasi dan transfortasi merupakan kebutuhan sehari-hari, dari alat yang digunakanpun sangat modern yang bersipat cepat dan menggunakan alat yang cangih.Seperti halnya alat komunikasi Telephone, Surat, ataupun Hand Phone. Alat transportasi seperti mobil, motor, kapal dsb. Sedangkan masyarakat tradisional alat komunikasi dan transportasi yang digunakan menggunakan alat yang ada. Seperti alat transportasi cukup menggunakan tenaga hewan baik sapi maupun kuda dsb.Untuk alat transportasi diair cukup menggunakan sampan atau perahu. Sedangkan untuk alat komunikasi mereka cukup menggunakan kentongan atau gong atau dari mulut kemulut.

3. Perbedaan anatara masyarakat tradisional dengan masyarakat modern :
1. Perekonomian
• Tradisional
Ditinjau dari segi ekonomi, masyarakat tradisionat rata- rata termasuk ke dalam ekonomi kelas menengah ke bawah / golongan ekonomi rendah karena mata pencaharian masyarakat tradisional yaitu mengotah afam seperti bertani, berkebun, bertadang, beternak, sehingga penghasilannya pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga saja.
Cara berusaha (ekonomi) pada masyarakat desa adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti : iklim, keadaan alam ,kekayaan alam.
• Modern
Perekonomian pada masyarakat taradisional rata- rata termasuk ke dalam golongan sedang hingga ketas menengah atas karena mata pencaharian mereka yang rata- rata sesuai dengan perkembangan zaman dan menunjang pembangunan negara seperti dokter, arsitek, pegawai, bisnis dll.
1. Pembagian kerja

• Tradisional
Masyarakat tradisional umumnya dalam pembagian kerja dilakukan secara bersama- sama/ gotong royong karena bagi masyarakat tradisional sangat menjunjung tinggi rasa kebersamaaan.
Pola pembagian kerjanya cenderung dibedakan dan pembagian kerja dibedakan menurut jenis kelamin dan lapangan pekerjaannya masih kurang.
• Modern

pada masyarakat modern, sistem pembagian kerja bersifat individulistik karena masyarakat modern cenderung untuk mementingkan diri sendiri daripada kepentingan bersama.
Pada masyarakat modern terdapat spesialisasi dari variasi pekerjaan dan terpisah dari pengaruh struktur sosial lainnya.
2. System pelapisan social

• Tradisional

Pada masyarakat tradisionai sangat menonjolkan kedudukan. Sehingga semakin tinggi kedudukan seseorang/lapisan sosial maka akan semakin dihormati oleh masyarakat di sekitarnya.
pada masyarakat trdisional pelapisan sosialnya terjadi dengan sendirinya, maka kedudukan seseorang pada suatu strata tentu terjadi secara otomatis, misalnya karena usia yang tua, karena pemilikan kepandaian yang lebih , atau kerabat pembuka tanah, seseorang memiliki bakat seni atau sakti.
• Modern
masyarakat moderen dilihat dari prestasinya. Semakin tinggi prestasi orangtersebut maka peranan orangtersebut dalam masyarakat semakin tinggi.
Pada masyarakat modern lapisan sosialnya di tentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan pada seseorang .
3. Mobilitas Sosial

• Tradisional

mobilitas sosoial masyarakat tradisional terbatas dan kelompok local yang stabil.
Mobilitas territorial lebih jrsng terjadi
Mobilitas/ perpindahan dari desa kekota lebih banyak Masyarakat tradisional tempat tinggalnya bisa berpindah- pindah sesuai dengan persediaan makanan atau hewan buruan. Berada di pedesaan bahkan dipedalaman

• Modern

Mobilitas sosial masyarakat modern tinggi dalam arti luas.
Penduduk kota lebih dinamis dan mobilitasnya cukup tinggi.

4. Tingkat Pendidikan

• Tradisional

Masyarakat tradisional rata- rata memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah dibandingkan masyarakat modern. Biaya pendidikan yang dianggap mahal oleh masyarakat tradisional sehingga mereka berasumsi bahwa daripada melanjutkan pendidikan yang membutuhkan biaya mahal lebih baik bekerja karena dapat menghasilkan uang urituk memenuhi kebutuhan hidup.
Tingkat pendididkan di desa masih kurang atau tertinggal, seperti pada fasilitas yang ada di sekolah, perlengkapan belajar mengajar juga masih kurang lengkap.

• Modern

• Pada masyarakat modern yang sangat memprioritaskan pendidikan, karena bagi mereka pendidikan merupakan bekal untuk masa depan yang lebih baik.

5. Sistem Komunikasi

• Tradisional

masyarakat tradisional terbatas dibandingkan masyarakat modern. Masyarakat tradisional biasanya kurang mengikuti perkembangan teknologi dibanding masyarakat modern

• Modern

pada masyarakat modern system komunikasinya sudah maju, terutama alat komunikasinya bermacam macam dan canggih
masyarakat modern sendiri sangat mengikuti perkembangan kemajuan teknologi segingga dapat melakukan komunikasi ddengan mudah

6. Nilai Budaya

• Tradisional

Masyarakat tradisional memiliki nilai budaya yang lebih kental dalam arti lebih sering digunakan dibandingkan masyarakat modern. Masyarakat tradisional senantiasa menggunakan nilai- nilai budaya yang ada untuk pedoman dalam berperilaku. Biasanya nilai- nilai budaya yang ada pada masyarakat tradisional sifatnya tidak tertulis.

• Modern

pada masyarakat modern lebih cenderung menggunakan norma / aturan sebagai pedoman dalam berperilaku.
pada masyarakat modern dianggap mempunyai ingkatt kebudayaan yang tinggi dan merupakan tempat pergaulan dengan segala macam orang.

7. Sistem kepemimpinan

• Tradisional

Pada masyarakat tradisional mem’iiiki sistem kepemimpinan yang kurang maju/ terbatas dibandingkan dengan masyarakat modern yang lebih maju. Masyarakat tradisiona! biasanya menentukan suatu pemimpin berdasarkan strata sosial,

• Modern

pada masyarakat modern system kepemimpinan di anggap sangatlah penting , karena masyarakat berlombah – lombah untuk menjadi seorang pemimpin untuk memperoleh stats yang tinggi sehingga pemimpin di anggap sangatlah tinggi dan penting.

8. Penerapan Tekonologi

• Tradisional

Masyarakat tradisional dalam penerapan teknologi sangat terbatas dibandingkan masyarakat modern. Masyarakat tradisiona! cenderung kurang mengikuti perkembangan teknologi karena bagi mereka teknologi kurang menunjang dan bukan prioritas utama dalam kebutuhan hidup mereka.

• Modern

Lain halnya dengan masyarakat modern yang hidupnya sangat tergantung pada teknologi sehingga sangat mengikuti perkembangan teknologi untuk menunjang hidupnya.

9. Pola Hubungan Sosial / Interaksi Sosial

• Tradisional

Pola hubungan sosiat pada masyarakat tradisiona! sangat terasa sekali dibandingkan masyarakat modern karena masyarakat tradisional senantiasa bergotong royong dalam segala hal

• Modern

masyarakat modern pola hubungan sosiat kurang terlaksana dengan baik karena masyarakat yang individualistic.
[ Read More ]
Jumat, 11 November 2011

Cara Mengkoneksikan Komputer ke Internet




Untuk melakukan koneksi dial-up atau menggunakan modem sebagai koneksi internet
diperlukan setting dial-up.

Pengecekan Alat
Pertama yang dilakukan adalah dengan mengecek apakah komputer sudah mendeteksi
alat modem yang dipasang. Dengan cara pada properties my coputer pada device
manager dilihat. Jika pada bagian modem sudah ada iconnya dan di buka alat sudah
bekerja dengan baik maka modem siap di setting seperti gambar di bawah ini.


Setting Modem
Dalam mensetting modem lebih baik jika langsung pada browser yang digunakan
untuk berinternet, misalnya kita memakai browser internet explorer maka kita masuk
dalam internet optionnya kemudian pada tab connection masuk dalam setup new
connection seperti pada gambar berikut


Setelah klik setup maka akan muncul new connection wizard seperti berikut, tinggal
kita klik next untuk meneruskan



Pada pilihan seterusnya dipilih yang kedua yaitu connect to the network at my
workplace yaitu pada pilihan setting dial-up atau VPN. Kemudian klik next.



Pada pilihan berikutnya adalah pada pilihan pertama yaitu setting dial-up yang
menggunakan modem dan kabel telepon. Kemudian klik next.


Dalam box berikut di tulis nama koneksinya biasanya ditulis nama perusahaan
koneksi misalnya telkom atau telkomnet (karena kita akan mensetting dial-up
terhadap telkom/ setting telkomnet instan)


Kemudian pada box berikutnya diisikan nomor telpon yang akan di hubungi misal
untuk tekomnet instan nomor yang diisikan 080989999.




Kemudian settingan telah selesai dilakukan untuk mempermudah dalam
penggunaannya kita tambahkan short cut dengan mengaktifkan check box add short
cut. Kemudian klik finish

Untuk mengaktifkan internet klik shortcutnya kemudian akan tampilan berikut :


Pada tampilan berikut username telkomnet diisi : telkomnet@instan dan passwordnya
telkom. Agar nanti tidak mengisi lagi check boxnya diaktifkan sava this user name.
51
Pada properties TCP/IP pada DNSnya diisi nomer 202.134.0.155 dan alternatenya
202.134.2.5.





Jika kita klik connect maka akan dial seperti berikut tunggu sampai koneksi
tersambung.




Jika sudah connect. kita bisa browsing dengan software internet dan membuka situs-situs yang kita inginkan ..



Selesai dah . .
Selamat Mencoba .. :))









[ Read More ]
Rabu, 09 November 2011

Naskah Drama Komedi (Pasti Ngakak :D)


JADILAH DIRIMU SENDIRI

BABAK I
(ketika semua sudah lengkap, maka narator masuk ke panggung dan mulai bercerita)
Narator             : alkisah di sebuah hutan terdapat seorang tukang batu yang pemalas, suka mengeluh dan selalu tidak puas dengan dirinya sendiri.
Tukang Batu     : aduh… hari ini aku harus bekerja. Pasti nanti capek sekali. Enakan aq duduk – duduk dulu. (duduk di sebuah batu)
Batu                 : (bergerak – gerak)wadow … sakit tau ! (Sambil marah-marah).Bau lagi! Kentut ya? (sambil menutup hidung)
Tukang Batu     : (Terkejut dan takut) Maaf, dikit. Lho, batu kok bisa ngomong ?
Batu                 : ini kan Cuma drama
Tukang Batu     : O…….
Batu                 : Awas ! (mengancam dan mengacung – acungkan kepalanya)
(Tukang batu pun ketakutan lalu melihat-lihat sekeliling, mencari tempat untuk bersandar. Kemudian dia melihat  pohon dibelakangnya)
Tukang Batu     : kebetulan ada pohon. Bisa bersandar nih!
Pohon               : aduuuuuuuuuh.. hati – hati dong, lecet neh.
Tukang Batu     : (Terkejut) Lho kok pohon juga bisa ngomong?
Pohon                : Wah menghina ya. Aku adalah pohon ajaib. Aku bisa melakukan apa saja. Bahkan aku bisa menyanyi dan menari (menyombongkan diri)
Tukang Batu     : masak sih ?
(pertama –tama pohon menyanyi seriosa dan tukang batupun menutup kupingnya karena suara  pohon yang melengking dan jelek. Lalu mulai menari. Setelah selesai, tukang batu hanya bisa terkejut)
Tukang Batu     : Wah… pohon yang aneh. (menggeleng-gelengkan kepala sambil pergi meninggalkan pohon itu)
BABAK II
Narator : (ketika narator masuk, semua menjadi patung dengan gaya yang aneh). Lalu datanglah sebuah matahari yang sinarnya sangat panas menyengat.
Tukang Batu     : wah….. panas sekali ya! (sambil sesekali mengipasi dirinya. Lalu mengusap keringatnya dengan sapu tanggan nya dan tidak sengaja memerasnya di sebelah batu)
Batu                 : Wadooooooooooooooooooow ! hei, jangan disini dong tukan batu! Uda keringatnya bau asem lagi. (sambil menutup hidung)
Tukang Batu     : (Terkejut) maaf. Eh emangnya batu punya hidung ya?
Batu                 : idiiiiiiih . sebel deh . ini kan Cuma bo’ong-boongan tau !
Tukang batu      : (Pergi menjauh ) Pemarah sekali si batu itu . tapi memang panas sekal. Ini pasti karena si matahari itu.
Matahari           : Ha….ha…ha. ya aku yang menyebabkan panas ini.. ha….. ha…ha (Logat batak)
Tukang Batu     : (menutup hidung karena bau) wah, enak sekali ya menjadi matahari. Bisa member panas tapi dia sendiri tidak kepanasan.
Matahari           : iya dong. Aku gitu loh (sambil bergaya fungky)
Tukang Batu     : (berfikir lalau dapat ide). Hmmmmmm matahari, bagaimana kalau kita bertukar tempat saja. Aku menjadi matahari, dan kamu menjadi Tukang Batu. Bagaimana?
Matahari           : (Tampak berfikir). Bagaimana ya? Baiklah, tapi ada syaratnya?
Tukang Batu     : apa syaratnya? (penasaran)
Matahari           : Kau harus member aku sepiring nasi dengan lauknya. Bagaimana? Hahahahaha…
Tukang Batu     :  Itu sih gampang.
Matahari           : eiiitt tunggu dulu. Sepiring nasi dengan lauk sate,gulai,soto,ayam goring,ayam bakar,ikan gurami,capcai,telor dadar, telor mata sapi yang melirik ke kiri. Ok?
Tukang Batu     : haaaa! (terkejut) banyak sekali! Tapi baiklah. Sebentar ya!
(Tukang Batu pulang ke rumahnya untuk mengambil makanan yang di minta matahari, sedangkan matahari sudah lapar dan ingin segera mencicipi masakan tersebut. Tak lama kemudian Tukang Batu masuk sambil membawa masakan yang dijanjikannya)
Tukang Batu     : nih !
Matahari           : bah! Dimana pila sambal terasinya?
Tukang Batu     : sambal terasi?  Tadi kan kamu tidak minta?
Matahari           : wah-wah-wah… hei penonton, enak gak klo kita makan tanpa sambal terasi? (Tanya ke penonton). Nah, dengar tidak, semua orang setuju kalau tanpa sambal, makanan kita jadi tidak enak.
(Dengan terpaksa, tukang batu membuat sambal di atas batu)
Batu                 : Wadooooooooow. Aduh. Kamu lagi, kamu lagi. Seneng pula kau menggangu aku. Liat nih gara-gara kamu…. Kepalaku jadi benzol-benzol. Lho kok aku jadi logat batak juga sih (marah-marah sambil menunjukan kepalanya yang benjol)
Tukang Batu     : maaf…
Batu                 : Awas  ya!
(Lalu mereka berdua berganti kostum, dan naratorpun masuk)
BABAK III
Narator             : akhirnya tukang batu itupun menjadi sebuah matahari. Dan si matahari berubah menjadi seorang tukang batu. Haaa…haa…ha,,
Matahari           : Maaf bu. Itu kan ketawa aku. Kok ibu zadi ikut-ikutan ketawa seperti itu.
Narator             : (malu) Maaf… (lalu pergi)
Tukang Batu     : Asyiiiiiiik! Ahirnya aku menjadi matahari.
Batu                 : Wadoooow. Jangan dekat-dekat dong! panas sekali! jauh-jauh sana! Awas!
(tukang batupun takut dan menjauh ke arah  pohon)
Pohon              : Hei… pergi sana… jangan dekat-dekat. Panas nih. Kalau tidak Ciaatt (berpose silat, meniru gaya hewan : elang menyambar, ular mencaplok, dan harimau mencengkram)
Tuakang Batu   : iya……iya. Dasar batu dan pohon-pohon pemarah. Ah sudahlah. Tapi enak sekali menjadi matahari.
(Lalu datanglah sebuah awan hitam, yang terus mengejar matahari dan berdiri di depannya. Tukang batupun jengkel)
Tuakang Batu   : Hei…. Awan hitam. Panggungnya kan masih luas. Kenapa sih, selalu ada di depanku?
Awan Hiatm     : Hei matahari, kamu tidak tahu siapa aku ya?. Aku ini awan hitam. Sebentar lagi, aku akan menurunkan hujan. Makanya kamu harus sembunyi dulu.
Tukang Batu     : O………. Begitu ya?
Awan Hitam     : Iya. Masak tidak tau sih
(Tukang batu menggeleng-geleng)
Tukang Batu     : (Berfikir) wah enak dong menjadi awan hitam (Berkata dengan dirinya sendiri). Eh awan hitam, mau tukaran tempat tidak. Aku menjadi awan hitam dan kamu menjadi matahari. Bagaimana?
(ketika awan hitam sedang berfikir, tiba-tiba narator datang)
Awan Hitam     : Bu narator, kok sudah muncul sih. Kan belum waktunya?
Narator             : lho iya ya? Wah bilang dong dari tadi, kalau belum saatnya muncul. Maaf para penonton. Kalian sih, jadi malu nih. (marah-marah sambil menyalakan mereka berdua)
Tukang Batu     : bagaimana?
Awan Hitam     : Hmmmmmmm…. (mengeleng-geleng smabil berfikir) baiklah, tapi ada syaratnya?
Tukang Batu     : (menggeleng-geleng sambil menghela nafas) apa syaratnya ?
Awan Hitam     : Mudah… yaitu mobil mewah dan rumah mewah.
Tukang Batu     : (terkejut) wah itu sih susah. Eh… tapi tunggu dulu. (Tukang Batu masuk ke dalam. Lalu keluar lagi sambil membawa mobil-mobilan dan rumah-rumahan). Bagaimana  kalau mobil-mobilan dan rumah-rumahan mewah?
Awan Hitam     : (terkejut) apa! (mengeleng-geleng) baiklah. Terpaksa!
(lalu mereka bertukar tempat,tiba-tiba datang ibu narator. Semua menjadi patung. Tapi ibu narator lama tidak ngomong-ngomong)
Batu                 : Bu…. Ibu narator. Kok tidak ngomong-ngomong ya?
Narator             : siapa bilang saya mau ngomong. Saya kan Cuma mau nampang doing. (sambil melambai-lambaikan tangan ke penonton)
Semua Personil : Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…..!
Narator             : kenapa sih sirik aja. Memangnya tidak boleh. (pergi sambil ngomel-ngomel)
Tukang Batu     : asyiiik. Sekarang aku menjadi awan hitam. Aku bisa menutup-nutupi matahari. Oh ya, aku juga bisa membuat hujan yang sanggat lebat. Ha…..ha….ha…
(tiba-tiba matahari yang menjadi tukang batu datang)
Matahari           : he..he…  itu kan ketawa aku
Tukang Batu : maaf. Wah sekarang aku mau menurunkan hujan yang sangat lebat. Wuuuuuuuuuuuuus (sambil menendang-nendang tumbuhan kecil. Lalu datang seseorang yang tertarik angin. Trus datang lagi orang berpayung, yang payungnya sampai rusak,menghadap ke atas)
Tukang Batu     : asyiiik. Aku berkuasa sekarang.
Tukang Batu      : ha………..(tiba-tiba ingat matahari yang marah bila ketawanya ditirukan). Ups. (tiba-tiba tukang batu heran melihat batu yang tidak bergeser sedikitpun). Hai, batu. Kok kamu tidak rusak sedikitpun?
Batu                 : Hai… awan hitam? Mikir dong! Aku kan Batu. Liat aku sangat kuat. (sambil memamerkan ototnya). Jadi aku tidak akan rusak.
Tukang Batu      : o…….. begitu ya. (berfikir). Hmmmm.. ngomong-ngomong batu, mau tidak kita tukaran tempat?
Batu                  : Apa! (berteriak keras). Kamu fikir aku bodoh ya, bisa kamu suap seperti si matahari dan awan hitam.
Tukang Batu     : Ayolah! Apapun syaratnya, aku akan penuhi! (sambil ketakutan)
Batu                 : tidak! (masih marah dan berteriak) enak saja!
Tukang Batu     :Please!
Batu                 : Tidak
Tukang Batu     : He, mau tidak? (marah sambil mencengkeram kerah baju si batu)
(Si batupun ketakutan)
Batu                 : eh.. iya deh kalau begitu. Jangan marah dong! Gitu saja marah! (merayu si tukang batu). Nih! (menyerahkan kostumnya)
Tukang Batu     : sana pergi! Awas ya kembali lagi! (mengancam batu. Batupun ketakutan dan berlari). Asyiiik. Kasihan deh lo si batu,makanya jadi orang jangan galak-galak. Sekarang aku menjadi batu yang perkasa.
(Tak lama kemudian datanglah, si tukang batu yang sebenarnya si matahari)
Matahari           : ha…….ha…..ha… bah hari yang sangat cerah untuk memulai pekerjaanku sebagai tukang batu. Kebetulan ada sebuah batu disini.
(matahari mulai memukul-mukulkan palunya)
Tukang Batu     : aduuuuuuh. Matahari…… kenapa memukul aku?
Matahari           : bah…. macam pula kau ini. Aku kan seorang tukang batu. Zadi pekerjaanku yya memecah batu.
Tukang Batu     : O……………. tapi aku mati dong!
Matahari           : ya……. Terserah kaulah. Siapa suruh zadi batu. (mulai memukul lagi)
Tukang Batu     : Tunggu….! Aku mau jadi tukang batu lagi kalau begitu. Tukeran ya?
Matahari           : Tidak mau ! (terus memukul-mukul)
Tukang Batu     : tolong…..tolong…..tolong…. ibu narator kemana sih? Bu…. Ibu narator!
Matahari           : ha……..ha…….ha
(Lama kemudian ibu narator datang sambil makan)
Tukang Batu     : Bu…. Lama sekali sih. Tutup acaranya dong. Saya di pukulin terus nih!tolong!
Narator             : (sambil tetap makan) iyaaaaaaa… cerewet amat sih, siapa suruh gak puas jadi diri sendiri.
Makanya jadilah dirimu sendiri. Percaya diri dong! Baiklah para penonton, begitulah akhir cerita kita hari ini. Hikmah yang bisa kita ambil, janganlah kita meniru si tukang batu yang selalu mengeluh, pemalas dan selau tidak puas dengan dirinya sendiri. Sampai jumpa di cerita selanjutnya.

TERIMA KASIH


Nama Pemain :

1. Muhammad Zamroni Farid  sebagai Tukang Batu
2. Riski Amelia Anggraini sebagai Narator
3. Niscahya Fitriani sebagai Batu
4. Edwin Yunanto sebagai Pohon
5. Aditya Purwacaraka sebagai Matahari
6. Nindi Oktaviani sebagai Awan Hitam


Penulis Naskah : Niscahya Fitriani
Audio : Aditya Purwacaraka
Properti : Riski Amelia Anggraini
TimKreatif : Edwin Yunanto
                   Nindi Oktafiani
                   Muhammad Zamroni Farid



XII MM 1
[ Read More ]
Senin, 25 Juli 2011

Gerund

Gerund adalah kata benda yang berasal dari kata kerja ditambah –ing, misalnya swimming, eating, fishing, shopping, dancing, dan singing. Bila diperhatikan, gerund mempunyai bentuk yang sama dengan present participle, bedanya gerund berfungsi sebagai kata benda, sedangkan present participle sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda.

Dalam kalimat, gerund berfungsi sebagai:
a. subjek (subject)
b. pelengkap subjek (subjective complement)
c. objek langsung (direct object)
d. objek preposisi (object of preposition)
e. aposisi (appositive)


Subject
Gerund sebagai subjek pokok kalimat, contoh:
- Swimming is good service.
- Your singing is very beautiful.
- Studying needs time and patience.
- Playing tennis is fun.
- Reading English is easier than speaking it.

Subjective Complement
Gerund sebagai pelengkap subjek dalam kalimat biasanya selalu didahului to be yang terletak di antara subject dan subjective complement, contoh:
- My favorite sport is running.
- My favorite activity is reading.

Direct Object
Gerund sebagai objek langsung dalam kalimat, contoh:
- I enjoy dancing.
- She likes dancing.
- Thank you for your coming.
- I hate arguing.

Object of Preposition
Gerund sebagai objek preposisi yang terletak setelah preposisi. Preposisi yang sering dipakai adalah of, on, no, with, without, at for, after, before, because of, to, like, about, for, by, in.
Contoh:
- He is tired of gambling.
- I am fond of eating bakso.
- He insisted on seeing her.
- I have no objection to hearing your story.
- You will not be clever without studying.
- They are good at telling funny stories.
- In sleeping I met you in the park.

Appositive
Gerund sebagai aposisi atau penegas dalam kalimat, contoh:
- My hobby, fishing, is interesting.
- I do not like quarrelling, a useless job.
My hobby is fishing dan fishing is interesting diletakkan bersebelahan dalam sebuah kalimat sebagai appositive (fishing adalah aposisi dari my hobby), begitu juga contoh kalimat dibawahnya.
[ Read More ]
Selasa, 30 November 2010

DREAM JOB

What do you do in Singer job?

Singers use their skills to entertain. Some perform on stage in front of live audiences; others record their voices for television, films, and CDs. They interpret music by using their knowledge of voice production, melody, harmony, and rhythm. Many singers teach voice either through private lessons or in school programs.

There are as many fields for singers as there are kinds of entertainment. Classical singers are categorized by their voice range, usually as soprano, contralto, tenor, baritone, or bass. Most often, they perform in operas or musicals and may be part of a choral group. Classical singers sometimes perform in concerts or nightclub acts, movies, television, and radio.

Popular singers perform different types of music such as jazz, rock, blues, folk, ethnic, or country and western. Some are lead singers or members of a group. They may accompany themselves on an instrument such as a guitar or piano or sing with a band or orchestra. Popular singers perform on stage, in musicals, on television, in nightclubs, and in television commercials. Most singers of sacred music sing in religious institutions, either solo or in a choral group. They may also perform on television or radio or in concert. Besides performing, singers spend much of their time taking lessons, practicing, and rehearsing.

What educational background do you need to get the Singer job?

· Training and Education

Back-up singers have to know how to sing just as well as lead singers. All professional singers, even those with natural talent, need to have formal training in voice and vocal pedagogy. This is especially true for those seeking to sing with a Christian music group. Many Christian bands utilize the gospel style of singing, which can be very taxing on the voice. A back-up singer might be expected to perform solo parts, and having control of the voice is vital for this.
Education can be in the form of voice lessons from a professional singer and/or completing a college degree at a music school.

· Experience

Beyond formal training, becoming a Christian back-up singer requires experience. The aspiring singer should sing every chance he or she gets---in school, at church or in the community. Singing with a church choir is especially desirable when trying to build a portfolio to submit to a Christian group because it shows that you are familiar with that style of music.
In addition to singing with a choir, you can gain experience by singing for social functions such as weddings and funerals. Not only does experience strengthen your voice, it helps you meet people that you can network with.

· Location

At some point, you will need to put yourself in an area where there are a lot of Christian singers. One of the biggest centers of Christian music is Nashville, Tennessee. Because the competition here is fierce, you will need to be able to dedicate most of your time to promoting yourself and getting yourself seen and heard. The best way to enable yourself to do this is to save enough money to live on for an extended period of time. If you have to work full time doing a nonsinging related job, you will have a very tough time succeeding.

· Be Prepared to Succeed

When an opportunity presents itself, you will want to be ready with a demo. Ideally, you should have several copies of a good-quality CD showcasing your vocal range and abilities. Since you desire to sing for a Christian group, your demo should feature only Christian music. The disks should all be labeled with your contact information to make it easy for the interested party to call you.

What stages do you need to go through Singer job?

1. Learn how to sing. This is the foundation of your career as a singer. While there are some performers making a career out of singing when they don't really sing all that well, it's those people who have their craft as singers and continually improve their form and ability who command the most respect as singers.

2. Study singers whom you admire. How do they sing? How did they become professional singers? What kind of crowd do they cater too? What is their signature style? Don't totally copy them though, singers have to be unique!

3. Begin taking voice lessons. Having a voice coach can really train your voice and, if you practice, you will notice marked vocal improvement within a few weeks. Voice training is important in strength and overall quality of your voice. You can also damage your voice if you aren't singing properly. Find which note your voice is most comfortable singing at and sing there a lot. Its also important to at least know the basics in playing an instrument, particularly the guitar or piano. Even if you cannot play it well, you must have some knowledge of notes and tuning. This will help you to evaluate your singing skills and provide instrumental accompaniment.

4. Become comfortable as a performer. Get over your stage fright (if you have it) and start gaining some practical experience by singing wherever and whenever you get a chance to do so in front of a group of people (karaoke bars, parties, school talent shows, etc.). Connect with your listeners. Most towns have talent shows and singing contests.

5. Develop your own style. Experiment with different ways of singing and different types of music and find one that fits your personality and makes the most of your voice at the same time. You want people to be able to recognize your voice when they hear it.

6. Gather up the courage to sing karaoke at a local bar. Pick a song that fits your vocal range well and practice, practice, practice! When you feel you're ready, sing your heart out.

7. Get known. Start your career by getting on Youtube,and getting in newspapers. Create Twitter, MySpace music, and Facebook accounts promoting your singing as well. You need a good fan base at the least so your albums will sell!

8. Write songs. It's expensive to buy songs from other people and not the best idea for a new singer. Don't try to just sit down and write a song. When you have something that happened that is major/important in your life, hum heartfelt words to an original tune. Grab your guitar, piano, or whatever instrument you play and start writing!

9. Make sure you go to a recording studio and make a demo CD before you wrap yourself up in a major production. If someone ever were to find you online and wanted to hear more, you'd be able to give them a sample.

10. Make sure you have your own microphone. Maybe two, try to get good quality ones. This is good for recording at home if you cannot afford a studio or if you are making a YouTube video.

  1. Sing a note and see how long you can hold it.
  2. Breathe from your diaphragm. Don't ever breathe in through your nose, it will make it harder to reach high notes. Work on breathing with your body and strengthing your diaphragm.
  3. Test breathing through your diaphragm. Bend over at the waist and sing. Notice the feeling in your stomach and the sound that you create.
  4. Warm up for a while before starting to sing. This produces a richer sound as opposed to sounding strained. (i.e. when you blow up a balloon, it is much easier to stretch the balloon before blowing it up. Your vocal chords function in much the same way.)
  5. Find songs that are in your voice range.
  6. Start practicing scales and slowly increase the pitch each run. Eventually you will have a higher range and a stronger voice.
  7. Using your thumb, push the larynx from side to side gently, allowing your vocal chords to loosen, thereby putting less stress on them when you begin to sing.
  8. Find a quiet place inside of you and just let the voice you found out.

Importan: At the the high notes you must push down to the belly and from the belly to your knees and in the belly also to whole sides down (you must have a backward feeling when you jump from low to up), the larynx must not move when you go from the lower notes to the upper notes (to avoid of crack)-but subjectively you feel when you go up the larynx you push down (this feeling is caused that you are stretching your muscules in the larynx to not move). Your soft pallate must be up and your jaw must hang down freely without pushing.

What problems or troubles you probably have in Singer job?

· Stage fright

Start with something not too scary. Like singing for your younger sister or your best friend. Or even singing by yourself and taping it and playing it for someone. You do have to get over stage fright if you are going to sing for a living.

· My throat starts to constrict after I've been singing for an hour or so and it gets scratchy.

You are using muscles in your throat and neck to control the sound and that is causing that feeling of scratchiness. It will also wear out your voice in the long term. The best solution is to see a voice teacher. They can watch and listen to you sing and help you to figure out what muscles you are using that you shouldn't be and how to sing properly. You should know how to breathe (look at me website on the articles pages for information on this) and how to use your diaphragm.

· Losing your voice from singing incorrectly or damage it. That's only weakness really.

What advantages do you get by having the job?

· Disadvantages:

-If you're famous, you will have to "reject" your real life ... and live a life that you will not be alone, will be things that come and go ... and when you are old and forgoten, you will see where the "right" you fans ...

In other words ... famous will make you live how other people will want to be ... not like you would want it ... depends from case to case it ...

-but if you mean like a superstar. possible bad publicity and never have your personal life.

· Advantages:

-You will get an invitation to the selected places, met many people who can help you in the future ... and lead a life of star.

[ Read More ]
Selasa, 19 Januari 2010

MEMBUAT ANIMASI BERFORMAT GIF

Saya membuat animasi yang berformat GIF dengan langkah-langkah berikut:

1. Membuat Storyboard,

niscahya.jpg

Storyboard saya bercerita tentang seekor tupai yang menemukan sebuah kacang yang jatuh dari pohon.

Kemudian si Tupai menghampiri dan menganbilnya untuk di bawa pulang dan akan ia makan.

2. Mengambar manual storyboard saya.

Untitled-5.jpg

3.Setelah mengambar manual,selanjutnya proses scanning.

4. Edit di Adobe photoshop.

5.Mengabungkan beberapa layer menjadi 1 layer

6. Jump to Image ready

6.Edit frame animasi

Ø Setting time animasi

7.Save dengan save optimized as

Ø Pilih format Images only (GIF)àSAVE

8.Mainkan animasinya dengan windows picture and wax wirever atau internet explorer

· Jika ada kesalahan atau gambar yang kurang bagus mohon dimaklumi,maklum baru belajar.

[ Read More ]
 
 

Link List

Recent Comments

Followers